jump to navigation

PLC ( Programmable LOgic Controller ) June 11, 2010

Posted by sudirmanrohadi in Uncategorized.
trackback

Programmable logic controller attau lebih dikenal dengan sbutan PLC, bukanlah barang baru. Namun sejak lama sekitar tahun 1960-an telah dirancang suatu alat atau instrumen yang berfungsi untuk mengganti relay. Relay dengan berbagai kelebihannya dapat digunakan untuk merancang suatu sistem permesinan. Kelemahan relay adalah bila kita akan melakukan modifikasi tentu susunan kabel juga harus kita ubah. Berbeda dengan PLC cukup dengan mengubah program yang ada , tanpa mengubah sistem pengawatan . Inti dasar dari timer adalah kontak- kontak Normally Open ( NO ), Normally Close ( NC) , Output , Timer dan Counter.

—-[  ]——  : Simbol Normally Open. Kontak ON bila ada perintah

—-[/]—— : Simbol Noramlly Close. Kontak OFF bila ada perintah

———-O   : Simbol untuk output

———[T] : Timer ( Pewaktu )

———[C] : Counter

Contoh PLC  OMRON CPM1A   . PLC ini mempunyai 40 I/O yaitu 24 input dan 16 input. Untuk melakukan pemrograman tidak hanya menggunakan modul PLC tetapi juga Software dan kabrl komunikasi .

Contoh Adapter untuk CPM1A yaitu CIFO1               Contoh kabel komunikasi antara CIFO1 dengan PC / Komputer

Comments»

1. Dede - April 3, 2014

izin share ya pak postingannya di blog saya…
http://www.designelektrohardware.wordpress.com


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: